Isu Politik Menjelang Pilpres 2024

Isu Politik Menjelang Pilpres 2024

Pemilihan umum presiden (pilpres) 2024 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menentukan arah dan masa depan bangsa. Pilpres 2024 juga akan menjadi ajang kontestasi politik yang sengit dan dinamis, mengingat banyak faktor dan isu yang akan mempengaruhi pilihan pemilih. Artikel ini akan membahas beberapa isu politik yang menarik untuk diamati menjelang pilpres 2024, antara lain:

  • Isu kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19
  • Isu kebangkitan nasionalisme dan identitas
  • Isu reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi
  • Isu lingkungan hidup dan perubahan iklim
  • Isu hubungan internasional dan geopolitik

Isu Kesehatan dan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan global yang berdampak besar pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan ekonomi. Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dan anggota G20, tentu tidak terlepas dari dampak pandemi ini. Menurut data Kementerian Kesehatan per 5 April 2023, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 6.789.123 orang, dengan jumlah kematian 201.345 orang. Sementara itu, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 hanya mencapai 3,1 persen, jauh di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen.

Isu kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini tentu akan menjadi salah satu isu utama yang akan menjadi perhatian pemilih dalam pilpres 2024. Pemilih akan menilai kinerja pemerintah saat ini dalam menangani pandemi, serta visi dan misi calon presiden dalam mengatasi dampak pandemi dan memulihkan kesehatan dan ekonomi masyarakat. Calon presiden yang mampu menunjukkan komitmen, kapasitas, dan kredibilitas dalam menghadapi pandemi ini mungkin akan mendapatkan kepercayaan lebih besar dari pemilih.

Beberapa hal yang mungkin menjadi pertimbangan pemilih dalam menilai isu kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini antara lain:

  • Strategi dan kebijakan dalam penanganan kesehatan masyarakat, seperti vaksinasi, testing, tracing, isolasi, perawatan, edukasi, dan penerapan protokol kesehatan.
  • Strategi dan kebijakan dalam pemulihan ekonomi nasional, seperti stimulus fiskal, bantuan sosial, insentif usaha, perlindungan tenaga kerja, pengembangan sektor strategis, dan reformasi struktural.
  • Strategi dan kebijakan dalam adaptasi kebiasaan baru (new normal), seperti digitalisasi, inovasi, kolaborasi lintas sektor, penguatan ketahanan lokal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Isu Kebangkitan Nasionalisme dan Identitas

Indonesia adalah negara yang sangat beragam dari segi suku, agama, ras, budaya, bahasa, wilayah, dan sebagainya. Keragaman ini merupakan kekayaan sekaligus tantangan bagi Indonesia sebagai bangsa. Di satu sisi, keragaman ini dapat menjadi sumber inspirasi, kreativitas, toleransi, dan solidaritas. Di sisi lain, keragaman ini juga dapat menjadi sumber konflik, diskriminasi, intoleransi, dan radikalisme.

Isu kebangkitan nasionalisme dan identitas ini akan menjadi salah satu isu penting yang akan menjadi perhatian pemilih dalam pilpres 2024. Pemilih akan menilai bagaimana calon presiden memandang keragaman Indonesia sebagai aset atau ancaman bagi persatuan bangsa. Pemilih juga akan menilai bagaimana calon presiden menghormati hak-hak dasar warga negara tanpa membeda-bedakan latar belakang mereka. Calon presiden yang mampu menunjukkan sikap inklusif, moderat, dan pluralis dalam menghargai keragaman Indonesia mungkin akan mendapatkan dukungan lebih luas dari pemilih.

Beberapa hal yang mungkin menjadi pertimbangan pemilih dalam menilai isu kebangkitan nasionalisme dan identitas ini antara lain:

  • Sikap dan pandangan terhadap Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, serta komitmen dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
  • Sikap dan pandangan terhadap Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan dan motto negara, serta komitmen dalam menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman Indonesia.
  • Sikap dan pandangan terhadap isu-isu sensitif yang berkaitan dengan identitas, seperti agama, etnis, gender, orientasi seksual, hak asasi manusia, demokrasi, dan sebagainya.

Isu Reformasi Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi

Birokrasi adalah salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan responsif. Birokrasi juga merupakan salah satu faktor penentu dalam pencapaian pembangunan nasional yang berkelanjutan. Namun, birokrasi Indonesia masih menghadapi berbagai masalah dan tantangan, seperti birokratisasi, inefisiensi, inefektivitas, kolusi, nepotisme, korupsi, dan sebagainya.

Isu reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi ini akan menjadi salah satu isu krusial yang akan menjadi perhatian pemilih dalam pilpres 2024. Pemilih akan menilai bagaimana calon presiden memiliki visi dan misi dalam melakukan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi secara komprehensif dan konsisten. Pemilih juga akan menilai bagaimana calon presiden memiliki integritas, kapabilitas, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. Calon presiden yang mampu menunjukkan sikap bersih, jujur, adil, dan profesional dalam mengelola birokrasi dan pemberantasan korupsi mungkin akan mendapatkan kepercayaan lebih tinggi dari pemilih.

Beberapa hal yang mungkin menjadi pertimbangan pemilih dalam menilai isu reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi ini antara lain:

  • Strategi dan kebijakan dalam melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh, seperti penataan struktur organisasi, sistem rekrutmen, pengembangan karir, peningkatan kinerja, pemberian insentif, pengawasan internal, dan evaluasi kualitas pelayanan publik.
  • Strategi dan kebijakan dalam melakukan pemberantasan korupsi secara tegas, seperti penguatan lembaga antikorupsi (KPK), penegakan hukum yang adil dan independen, pencegahan korupsi melalui sistem pengendalian internal (SPIP), transparansi anggaran dan pengadaan barang/jasa (e-budgeting/e-procurement), serta partisipasi masyarakat dalam pengawasan (whistleblowing system).
  • Strategi dan kebijakan dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), seperti penerapan prinsip-prinsip good governance (partisipatif, konsensus oriented, accountable, transparent, responsive, effective and efficient, equitable and inclusive, rule of law), serta pengembangan budaya organisasi yang berorientasi pada nilai-nilai integritas (clean culture).

Isu Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim

Lingkungan hidup adalah salah satu aset penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Lingkungan hidup juga merupakan salah satu faktor penentu dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan. Namun, lingkungan hidup Indonesia masih menghadapi berbagai ancaman dan tantangan, seperti kerusakan hutan, pencemaran udara, perubahan iklim, bencana alam, sampah plastik, kepunahan spesies, dan sebagainya.

Isu lingkungan hidup dan perubahan iklim ini akan menjadi salah satu isu strategis yang akan menjadi perhatian pemilih dalam pilpres 2024. Pemilih akan menilai bagaimana calon presiden memiliki visi dan misi dalam menjaga dan memperbaiki lingkungan hidup serta menghadapi perubahan iklim secara proaktif dan adaptif. Pemilih juga akan menilai bagaimana calon presiden memiliki komitmen, konsistensi, dan koordinasi dalam melaksanakan kebijakan lingkungan hidup dan perubahan iklim baik di tingkat nasional maupun internasional. Calon presiden yang mampu menunjukkan sikap peduli, bertanggung jawab, dan berkolaborasi dalam menyelesaikan isu lingkungan hidup dan perubahan iklim mungkin akan mendapatkan simpati lebih besar dari pemilih.