Israel Cegat 40 Kapal Global Sumud Flotilla
![]() |
| Kapal-kapal Global Sumud Flotilla membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza sebelum dicegat pasukan Israel di perairan internasional. |
FOKUS INTERNASIONAL - Israel mencegat 40 dari 54 kapal Global Sumud Flotilla dan menahan sekitar 300 aktivis kemanusiaan hingga Selasa.
Intinya:
- Israel mencegat sedikitnya 40 kapal konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
- Sekitar 300 aktivis kemanusiaan dilaporkan ditahan pasukan Israel.
- Konvoi berangkat dari Turki untuk menerobos blokade Gaza sejak 2007.
Laut internasional kembali berubah jadi halaman penuh ketegangan. Di tengah gelombang dan layar kapal bantuan, pasukan Israel bergerak cepat mencegat konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Hingga Selasa, sedikitnya 40 dari 54 kapal yang ikut pelayaran telah dicegat. Angka itu muncul dari laporan situs berita Walla yang mengutip sumber keamanan tanpa nama.
Laporan tersebut juga menyebut sekitar 300 aktivis kemanusiaan ditahan pasukan angkatan darat Israel. Namun, belum semua kapal berhasil dihentikan.
Masih ada kapal-kapal yang lolos dan terus berlayar di laut lepas. Laut yang biasanya hanya dipenuhi suara ombak, kali ini dipenuhi radar, patroli, dan ketegangan diplomatik.
Baca juga: 9 WNI Flotilla Gaza Dibebaskan Israel
Kenapa Global Sumud Flotilla Berlayar ke Gaza?
Global Sumud Flotilla berlayar dari kawasan Marmaris di Turki pada Kamis (14/5) untuk menerobos blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang berlangsung sejak 2007. Konvoi kemanusiaan itu diikuti 54 kapal yang membawa aktivis dan bantuan untuk warga Palestina di Gaza.
Serangan terhadap konvoi itu terjadi pada Senin (18/5) di perairan internasional. Langkah Israel langsung memicu kecaman luas dari berbagai pihak dunia.
Bagi para aktivis, perjalanan itu bukan sekadar pelayaran. Mereka membawa pesan kemanusiaan ke wilayah yang selama bertahun-tahun hidup dalam blokade dan konflik berkepanjangan.
Namun di laut, pesan damai sering bertemu kapal perang lebih dulu.
Apakah Israel Pernah Menyerang Flotilla Sebelumnya?
Israel sebelumnya juga menyerang kapal flotilla bantuan kemanusiaan pada April lalu di dekat Pulau Kreta, Yunani. Saat itu terdapat 345 relawan dari 39 negara, termasuk Turki, dalam konvoi pelayaran menuju Gaza.
Dalam insiden April tersebut, pasukan Israel merampas 21 kapal yang membawa sekitar 175 aktivis. Kapal lainnya masih dapat melanjutkan perjalanan menuju laut teritorial Yunani.
Israel kemudian melepaskan seluruh aktivis di perairan internasional. Meski begitu, dua aktivis asal Spanyol dan Brasil tetap ditahan di pusat penahanan sebelum deportasi.
Rangkaian insiden itu membuat jalur laut menuju Gaza terasa seperti lorong panjang yang dijaga pagar tak kasatmata. Kapal bantuan datang silih berganti, sementara blokade tetap berdiri seperti tembok di tengah laut.
Bagaimana Kondisi Warga Palestina di Gaza?
Sekitar 2,4 juta warga Palestina hidup dalam kondisi memprihatinkan di Gaza, termasuk sekitar 1,5 juta pengungsi. Situasi tersebut diperburuk agresi genosida yang berlangsung selama dua tahun terakhir.
Agresi itu menyebabkan lebih dari 72.700 orang meninggal dunia dan lebih dari 172.700 orang mengalami cedera. Sebagian besar korban disebut merupakan wanita dan anak-anak, sementara Gaza juga menghadapi bencana kelaparan parah.
Di tengah angka korban yang terus bertambah, kapal-kapal bantuan terus mencoba mendekat. Sebab bagi sebagian warga Gaza, bantuan yang datang lewat laut bukan cuma logistik, tapi juga tanda bahwa dunia belum sepenuhnya diam.
FAQ Global Sumud Flotilla dan Gaza
Apa itu Global Sumud Flotilla?
Global Sumud Flotilla adalah konvoi pelayaran kemanusiaan yang membawa bantuan dan aktivis untuk menerobos blokade Israel ke Jalur Gaza.
Berapa kapal yang ikut dalam konvoi Global Sumud Flotilla?
Konvoi pelayaran kemanusiaan tersebut diikuti 54 kapal yang berangkat dari kawasan Marmaris di Turki pada Kamis (14/5).
Berapa kapal yang dicegat Israel?
Hingga Selasa, pasukan Israel dilaporkan telah mencegat sedikitnya 40 kapal dari total 54 kapal yang ikut dalam konvoi.
Berapa jumlah aktivis yang ditahan Israel?
Menurut laporan situs berita Walla, sekitar 300 aktivis kemanusiaan ditahan pasukan Israel.
Kenapa kapal bantuan menuju Gaza dicegat?
Konvoi Global Sumud Flotilla berupaya menerobos blokade Israel terhadap Jalur Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.
Bagaimana kondisi warga Palestina di Gaza?
Sekitar 2,4 juta warga Palestina hidup dalam kondisi memprihatinkan di Gaza, termasuk sekitar 1,5 juta pengungsi, di tengah agresi dan krisis kelaparan.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim

Posting Komentar