Polda Sumsel Musnahkan 200 Kg Ganja Empat Lawang

FOKUS EMPAT LAWANG - Polda Sumsel memusnahkan 200 kilogram ganja hasil pengungkapan ladang ganja seluas 20 hektare di Kabupaten Empat Lawang, Selasa.
Intinya:
- Polda Sumsel memusnahkan 200 kilogram ganja di Polres Empat Lawang.
- Ladang ganja ditemukan di Bukit Talang Sungai Udang seluas sekitar 20 hektare.
- Dua tersangka ditangkap, tiga lainnya masih berstatus DPO.
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja hasil pengungkapan ladang ganja di Kabupaten Empat Lawang.
Pemusnahan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Markas Polres Empat Lawang, Selasa.
Berapa Barang Bukti yang Dimusnahkan?
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas delapan karung ganja kering siap edar dan satu karung ganja basah dengan total berat sekitar 200 kilogram.
Nilai ekonomis barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp500 juta dan disebut berpotensi merusak ribuan generasi muda apabila beredar di masyarakat.
Di Mana Ladang Ganja Ditemukan?
Ladang ganja siap panen itu ditemukan di kawasan Bukit Talang Sungai Udang, Kabupaten Empat Lawang.
Dari hasil penyelidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Satresnarkoba Polres Empat Lawang, luas ladang ganja tersebut mencapai sekitar 20 hektare.
Kasus itu berasal dari Laporan Polisi Nomor: LP-A/05/II/2026/SPKT SAT RES NARKOBA/POLRES EMPAT LAWANG/POLDA SUMSEL tertanggal 13 Februari 2026.
Siapa Saja Tersangkanya?
Dalam kasus tersebut polisi menetapkan lima tersangka. Dua orang berinisial RS dan A telah ditangkap.
Sementara tiga tersangka lainnya berinisial EA, YA, dan PHR masih masuk daftar pencarian orang atau DPO.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan pengungkapan kasus itu menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan.
“Peredaran narkoba sangat merusak generasi bangsa. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan scientific crime investigation dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengejar jaringan ini sampai ke akar-akarnya,” katanya.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi lintas sektoral serta meningkatkan pengawasan di wilayah terpencil yang rawan dimanfaatkan jaringan narkoba.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim
Posting Komentar