7.000 Siswa Ikuti Program Sekolah Gratis Banten
![]() |
| Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis tahun ajaran 2025/2026 di Tangerang Selatan. |
FOKUS TANGERANG - Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026 dan telah diikuti sekitar 7.000 siswa dari keluarga kurang mampu.
Intinya:
- Sebanyak 7.000 siswa mengikuti Program Sekolah Gratis di Banten.
- Program dijalankan melalui kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta.
- Pemprov Banten menargetkan peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
Program Sekolah Gratis yang digulirkan Pemerintah Provinsi Banten mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2025/2026.
Sebanyak 7.000 siswa dari keluarga kurang mampu tercatat mengikuti program yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah sekolah swasta di berbagai wilayah Banten.
Akses Pendidikan untuk Siswa Kurang Mampu
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Program Sekolah Gratis merupakan upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Program tersebut juga diharapkan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh pendidikan yang layak.
"Program Sekolah Gratis ini diikuti sekitar 7.000 siswa. Kami berharap, program ini dapat membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Banten," ujar Andra saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat, Selasa, 2 Juni 2026.
Menurut Andra, keberhasilan program membutuhkan komitmen bersama antara sekolah, siswa, dan orang tua.
Sinergi seluruh pihak dinilai penting agar Program Sekolah Gratis mampu melahirkan peserta didik yang berkualitas dan berdaya saing.
Dampak bagi Sekolah Swasta di Banten
Selain membantu siswa, program ini juga memberikan kepastian pembiayaan bagi sekolah swasta yang selama ini menghadapi kendala pembayaran SPP dan keterbatasan jumlah peserta didik.
Bertambahnya jumlah siswa juga berpotensi meningkatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah.
"Dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah dan meningkatnya jumlah siswa, sekolah memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas sarana, prasarana, serta kesejahteraan guru," katanya.
Bagi sejumlah sekolah swasta di Tangerang Selatan, Kota Serang, Kabupaten Serang, Cilegon, Lebak hingga Pandeglang, program ini diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan layanan pendidikan.
Solusi bagi Siswa yang Tidak Tertampung di Sekolah Negeri
Usai meninjau SMA PGRI 56 Ciputat, Andra melanjutkan kunjungan ke SMAN 1 Kota Tangerang Selatan.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menilai Program Sekolah Gratis menjadi solusi bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.
"Program ini sangat membantu karena siswa yang tidak diterima di sekolah negeri tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta yang dekat dengan tempat tinggalnya dengan dukungan biaya dari pemerintah," ujarnya.
Menurut Benyamin, Program Sekolah Gratis diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tangerang Selatan maupun Provinsi Banten secara keseluruhan.
Apa Manfaat Program Sekolah Gratis bagi Warga Banten?
Program ini membuka peluang pendidikan bagi keluarga kurang mampu tanpa terbebani biaya sekolah di sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah.
Selain membantu siswa melanjutkan pendidikan, program ini juga berpotensi memperkuat kualitas sekolah swasta melalui dukungan pembiayaan dan peningkatan jumlah peserta didik.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim

Posting Komentar