Ekonomi Penajam Tumbuh 19,9 Persen, Efek IKN Makin Terlihat
![]() |
| Diskusi mengenai dampak pembangunan IKN terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar dalam forum Otorita IKN. |
FOKUS NASIONAL - Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat pertumbuhan ekonomi 19,9 persen berdasarkan kajian dampak ekonomi pembangunan IKN. Aktivitas investasi, pembangunan infrastruktur, dan pergerakan ekonomi mulai memunculkan efek nyata di wilayah sekitar ibu kota baru.
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan dampak yang lebih terlihat di wilayah penyangga. Kabupaten Penajam Paser Utara, daerah yang berada paling dekat dengan kawasan IKN di Kalimantan Timur, mencatat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
Bagi sebagian masyarakat, perubahan itu tidak lagi sebatas gambar desain kota masa depan atau proyek pembangunan skala besar. Dampaknya mulai menyentuh aktivitas harian, mulai dari peluang usaha baru, pergerakan tenaga kerja, hingga peningkatan aktivitas ekonomi lokal.
Ekonomi Penajam Paser Utara Tumbuh 19,9 Persen
Hasil kajian dampak ekonomi melalui fasilitas pendukung penerapan skema pendanaan (PPSP) menunjukkan Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen.
Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan pembangunan IKN sejak tahap awal telah memunculkan efek ekonomi yang mulai terasa di kawasan sekitar.
"Perencanaan jangka panjang, IKN dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan negara, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru," ujar Pungky Widiaryanto.
Masuknya investasi, pembangunan infrastruktur, dan meningkatnya aktivitas ekonomi disebut ikut menciptakan peluang usaha serta lapangan pekerjaan.
Tingkat Kemiskinan Juga Mengalami Penurunan
Kajian yang sama juga menunjukkan adanya penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Menurut Pungky Widiaryanto, angka kemiskinan turun sebesar 0,45 persen dibandingkan kondisi sebelum pembangunan IKN dimulai.
"Dan ada penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 0,45 persen dibandingkan sebelum pembangunan IKN dimulai," tambahnya.
Efek IKN Tidak Hanya Terjadi di Penajam
Dampak pembangunan IKN disebut tidak hanya dirasakan Kabupaten Penajam Paser Utara. Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara juga mulai merasakan efek ekonomi dari pembangunan ibu kota baru.
Peran wilayah sekitar IKN
- Penyedia tenaga kerja
- Kawasan permukiman
- Pusat layanan perkotaan
- Simpul logistik
- Kawasan industri
- Rantai pasok ekonomi regional
Konsep Tiga Kota Berkembang Menjadi Greater Nusantara
Konsep pembangunan wilayah sekitar IKN berkembang menjadi Greater Nusantara yang mencakup IKN, Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, serta Kutai Kartanegara.
| Wilayah | Peran |
|---|---|
| IKN | Pusat pemerintahan dan pertumbuhan baru |
| Balikpapan | Gerbang investasi |
| Samarinda | Pusat aktivitas regional |
| Penajam Paser Utara | Wilayah pendukung utama |
| Kutai Kartanegara | Kawasan pendukung ekonomi |
Baca juga artikel [Dampak Pembangunan IKN terhadap Peluang UMKM Lokal]
Kesimpulan
Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 19,9 persen menunjukkan dampak pembangunan IKN mulai bergerak dari tahap konstruksi menuju efek ekonomi yang lebih luas.
Tantangan berikutnya adalah memastikan manfaat ekonomi tersebut dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat dan wilayah sekitar.
Penulis: Fuad Hasan | Editor: IbrahimFAQ
Apa dampak ekonomi IKN terhadap Penajam Paser Utara?
Kajian menunjukkan Penajam Paser Utara mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen.
Berapa penurunan tingkat kemiskinan di Penajam?
Tingkat kemiskinan turun sebesar 0,45 persen dibanding sebelum pembangunan IKN dimulai.
Apa itu Greater Nusantara?
Greater Nusantara merupakan kawasan pengembangan yang mencakup IKN, Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara.
Mengapa Balikpapan penting bagi IKN?
Balikpapan berperan sebagai gerbang investasi utama menuju IKN.
Apa manfaat pembangunan IKN bagi daerah sekitar?
Pembangunan IKN dapat mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat aktivitas ekonomi regional.

Posting Komentar