Gerakan Literasi Banten 2026: Sinergi Bangun Masa Depan
![]() |
| Gerakan Literasi Provinsi Banten 2026: Sinergi Bangun Masa Depan |
FOKUS BANTEN - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan resmi menggulirkan rangkaian Gerakan Literasi 2026. Fokus utama tahun ini adalah mendekatkan akses buku kepada masyarakat melalui inovasi Out Of The Boox (OOTB).
Inti Berita:
- Bunda Literasi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak anak-anak menjadikan literasi sebagai fondasi masa depan.
- Kegiatan OOTB 2026 dilaksanakan sebagai perayaan Hari Buku Nasional ke-46 di Perpustakaan Daerah Banten.
- Dinas Perpustakaan Banten menegaskan komitmen efisiensi layanan melalui pemanfaatan ruang publik secara kreatif.
Membangun Masa Depan Melalui Literasi
Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa literasi melampaui sekadar kemampuan membaca. Literasi adalah kunci untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan membangun mimpi anak-anak Banten. Dalam pembukaan OOTB 2026, ia menekankan bahwa setiap buku adalah langkah awal menuju wawasan yang lebih luas.
Inovasi OOTB: Efisiensi dan Kebermanfaatan
Kegiatan OOTB yang berlangsung dari 29 Mei hingga 17 Juni 2026 di berbagai kota besar di Indonesia ini membawa pendekatan unik. Di Banten, konsep tanpa tenda diterapkan sebagai bentuk efisiensi anggaran sekaligus optimalisasi pemanfaatan fasilitas Perpustakaan Daerah. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten, Usman Assidiqi Qohara, menyebutkan bahwa langkah ini menjadi model pelayanan publik yang kreatif.
Perpustakaan sebagai Pusat Inspirasi dan Identitas
Sebagai institusi pengelola, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen menghadirkan koleksi berkualitas serta layanan yang mudah diakses. Perpustakaan Daerah kini bertransformasi menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk belajar, berdiskusi, dan memahami pentingnya kearsipan sebagai bukti sejarah serta identitas bangsa Indonesia.
Sinergi Lintas Sektor
Kesuksesan acara ini juga didukung oleh berbagai pegiat literasi dan mitra strategis, termasuk dukungan dari Penerbit Mizan yang menyumbangkan koleksi buku anak dan dewasa. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Banten untuk semakin mencintai buku dan menjadikan literasi sebagai gaya hidup sehari-hari.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim

Posting Komentar