KPK Sita Pengembalian Uang Kasus Korupsi DJKA Kemenhub dari Eks Staf Ahli Menhub
![]() |
| Juru bicara (jubir) KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK |
FOKUS JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap telah menerima pengembalian uang terkait penyidikan dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Uang tersebut diserahkan oleh mantan staf ahli Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Robby Kurniawan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pengembalian uang itu dilakukan saat penyidik memeriksa sejumlah pihak dalam pengembangan perkara.
“Dalam lanjutan penyidikan perkara terkait dengan DJKA, kemarin penyidik melakukan pemeriksaan, di antaranya untuk penyitaan pengembalian sejumlah uang yang dalam konstruksi perkara ini diduga diterima oleh saudara RK melalui saudara BB,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026).
KPK menyebut nilai uang yang dikembalikan mencapai ratusan juta rupiah. Namun, lembaga antirasuah itu belum mengungkap detail nominal maupun identitas sosok berinisial BB.
“Dari RK saja. (Jumlahnya) ratusan juta,” ujar Budi.
KPK Telusuri Aliran Dana
Penyidik KPK masih mendalami kemungkinan adanya aliran uang kepada pihak lain dalam perkara tersebut. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terus dilakukan untuk menelusuri distribusi dana hasil dugaan korupsi proyek perkeretaapian itu.
“Ini masih kita akan dalami. Apakah berhenti di saudara RB atau RK saja atau kemudian juga mengalir ke pihak-pihak lain, tentu ini juga masih membutuhkan keterangan dari para saksi yang nanti kita akan panggil untuk menjelaskan terkait dengan penerimaan uang tersebut,” jelasnya.
Sebelumnya, KPK juga memeriksa dua saksi terkait dugaan pengumpulan fee proyek sebelum disetorkan kepada pihak tertentu di lingkungan Kementerian Perhubungan.
“Di mana dalam pemeriksaan ini penyidik mendalami pengetahuan saksi soal dugaan pengumpulan fee proyek yang dilakukan oleh saksi, yang kemudian dari fee-fee proyek yang sudah terkumpul itu kemudian diduga untuk diberikan kepada pihak-pihak di Kementerian Perhubungan,” kata Budi Prasetyo pada Jumat (8/5).
Baca juga:
Dugaan Pengumpulan Fee Proyek
Salah satu saksi yang diperiksa ialah karyawan PT Len Railway Systems, Ushadi Laksana. KPK menduga yang bersangkutan memiliki peran dalam pengumpulan fee proyek.
“Artinya yang bersangkutan ini atas pengetahuannya memang diduga berperan dalam proses pengumpulan fee proyek itu. Artinya ada peran yang bersangkutan ya secara individu,” ucap Budi.
Selain itu, KPK juga memeriksa pemilik PT Dwifarita Fajarkharisma dan PT Hapsaka Mas, Muchamad Hicmat, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.
Kasus dugaan korupsi DJKA Kemenhub mulai terungkap melalui operasi tangkap tangan pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah. Penyidikan kemudian berkembang ke sejumlah wilayah lain, termasuk Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi.
Salah satu tersangka dalam perkara ini ialah Bupati Pati nonaktif Sudewo. KPK menetapkannya sebagai tersangka dalam kapasitas sebagai mantan anggota Komisi V DPR RI terkait kasus suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api.
Kasus ini terus berkembang, sementara KPK masih menelusuri pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana dari praktik suap proyek perkeretaapian tersebut.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim
FAQ
Apa kasus yang sedang disidik KPK?
KPK sedang menyidik dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Siapa yang mengembalikan uang ke KPK?
Uang dikembalikan oleh mantan staf ahli Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Robby Kurniawan (RK).
Berapa nilai uang yang dikembalikan?
KPK menyebut nilai uang yang dikembalikan mencapai ratusan juta rupiah.
Apa kaitan Robby Kurniawan dalam kasus ini?
KPK menduga uang dalam perkara tersebut diterima oleh Robby Kurniawan melalui pihak berinisial BB.
Apakah KPK sudah mengungkap identitas BB?
Belum. KPK belum menjelaskan detail mengenai identitas pihak berinisial BB.
Apa yang sedang didalami penyidik KPK?
KPK masih menelusuri kemungkinan adanya aliran dana kepada pihak lain dalam kasus dugaan korupsi DJKA Kemenhub.
Siapa saja saksi yang diperiksa KPK?
Beberapa saksi yang diperiksa antara lain Ushadi Laksana dari PT Len Railway Systems serta Muchamad Hicmat, pemilik PT Dwifarita Fajarkharisma dan PT Hapsaka Mas.
Kapan kasus ini mulai terungkap?
Kasus ini mulai terungkap lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Tengah.
Siapa tersangka dalam kasus ini?
Salah satu tersangka adalah Bupati Pati nonaktif Sudewo yang ditetapkan KPK saat menjabat mantan anggota Komisi V DPR RI.
Wilayah mana saja yang terkait dalam pengembangan kasus ini?
Penyidikan berkembang ke sejumlah wilayah, di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi.

1 komentar