Open Bidding 11 Jabatan Eselon II Lebak Segera Dibuka
![]() |
| Pj Sekda Lebak Halson Nainggolan menyebut pelaksanaan open bidding 11 jabatan eselon II tinggal menunggu jadwal dari BKN. |
FOKUS LEBAK - Pemkab Lebak menunggu jadwal BKN untuk membuka seleksi terbuka 11 jabatan eselon II yang ditargetkan mulai digelar Juni 2026.
Intinya:
- Pemkab Lebak menunggu jadwal dari BKN untuk pelaksanaan open bidding.
- Sebanyak 11 jabatan eselon II akan diisi melalui seleksi terbuka.
- ASN yang memenuhi syarat diminta mulai mempersiapkan diri.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Lebak, Halson Nainggolan mengatakan, pelaksanaan open bidding saat ini tinggal menunggu jadwal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Jika tidak ada kendala, seleksi terbuka untuk 11 jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak diperkirakan sudah bisa dilaksanakan pada Juni 2026.
“Mudah-mudahan bulan depan (Juni) sudah bisa digelar open bidding-nya. Saat ini kita tinggal menunggu jadwal dari BKN,” kata Halson, Sabtu 23 Mei 2026.
Pengisian Jabatan Dinilai Mendesak
Menurut Halson, pengisian jabatan eselon II penting dilakukan karena posisi tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.
Pemkab Lebak juga ingin memastikan proses seleksi berjalan terbuka, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sistem open bidding merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menerapkan sistem merit di lingkungan birokrasi,” katanya.
Dengan mekanisme tersebut, ASN yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan memenuhi persyaratan administrasi memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.
“Pelaksanaan open bidding ini bertujuan untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi,” ujarnya.
ASN Diminta Mulai Bersiap
Halson mengimbau ASN di lingkungan Pemkab Lebak yang telah memenuhi syarat agar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.
Sebab, seleksi terbuka akan dilakukan melalui sejumlah tahapan mulai dari seleksi administrasi, penulisan makalah, asesmen kompetensi hingga wawancara.
“Tentunya bagi ASN yang telah memenuhi syarat, silakan mempersiapkan diri untuk ikut dalam open bidding,” katanya.
Kekosongan Jabatan Pengaruhi Kinerja OPD
Halson mengakui kekosongan pejabat definitif selama ini cukup mempengaruhi efektivitas kerja di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Karena itu, pengisian jabatan dinilai mendesak agar program pembangunan daerah dapat berjalan maksimal.
“Pengisian jabatan melalui seleksi terbuka juga diharapkan mampu menghadirkan pejabat yang inovatif, profesional, serta memiliki integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Penulis: Fuad Hasan
Editor: Ibrahim
Baca juga: Pelatihan IBB Puskesmas Lebak Resmi Dibuka

Posting Komentar